Kecelakaan terjadi di Tol Sedyatmo KM 22 arah Pluit, Jakarta Utara, pada Sabtu dini hari. Mobil listrik BYD Seal dengan nomor polisi B 1547 BNV menabrak sedan Chevrolet B 1023 CBD. Insiden terjadi sekitar pukul 00.24 WIB saat lalu lintas relatif lengang.
Setelah tabrakan, pengemudi BYD melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian tanpa memberikan pertolongan. Nomor polisi kendaraan BYD tertinggal di tempat kejadian, membantu identifikasi pelaku. Polisi segera melakukan penyelidikan berdasarkan bukti yang ditemukan di lokasi.
Korban dalam mobil Chevrolet termasuk seorang bayi berusia dua bulan yang mengalami luka ringan. Bayi tersebut segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Mobil Chevrolet mengalami kerusakan pada bagian belakang dan sisi kiri kendaraan.Identitas
Pengemudi dan Tindakan Polisi
Polisi mengidentifikasi pengemudi BYD sebagai wanita berinisial I, istri dari pemilik kendaraan berinisial A. Mobil BYD telah diamankan oleh Unit Laka Satlantas Wilayah Jakarta Utara untuk penyelidikan lebih lanjut. Pengemudi saat ini dirawat di rumah sakit di kawasan Gading Serpong akibat trauma pascakejadian.
Pihak kepolisian telah mengirimkan surat panggilan pemeriksaan kepada pengemudi untuk tanggal 7 Mei 2025. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan setelah kondisi pengemudi memungkinkan.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan kendaraan listrik dan korban bayi. Polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk memperkuat bukti. Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap seluruh fakta terkait insiden ini.
Dampak dan Tanggapan Masyarakat
Kecelakaan ini memicu kekhawatiran masyarakat mengenai keselamatan berkendara di jalan tol. Banyak yang menyoroti pentingnya tanggung jawab pengemudi setelah terjadi kecelakaan. Kasus tabrak lari ini menjadi peringatan bagi semua pengguna jalan untuk lebih berhati-hati.
Media sosial ramai membahas insiden ini, dengan banyak yang mengecam tindakan pengemudi BYD. Beberapa netizen menyampaikan simpati kepada keluarga korban, terutama bayi yang terluka. Ada pula yang menuntut hukuman tegas bagi pelaku tabrak lari untuk memberikan efek jera.
Pihak berwenang diharapkan dapat menyelesaikan kasus ini dengan transparan dan adil. Masyarakat menantikan hasil penyelidikan dan proses hukum yang akan dijalankan. Kasus ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

