IHSG Naik 0,37% ke 6.525 di Akhir Pekan

IHSG Naik 0,37% ke 6.525 di Akhir Pekan
Ringkasan Berita:
  • IHSG berakhir pada perdagangan Jumat di angka 6.525,69 (naik sebesar 0,37 persen).
  • Penguatan juga terjadi pada indeks utama seperti LQ45, IDX30, dan IDX80, sedangkan ISSI mengalami penurunan kecil sebesar 0,14 persen.
  • Transaksi paling aktif didominasi oleh sektor komoditas dan perbankan, dengan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi pemimpin transaksi harian dengan nilai sebesar Rp1,22 triliun, diikuti oleh BBRI, TPIA, BBCA, DSSA, BMRI, dan BNBR.
  • PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) mengalami kenaikan harga terbesar sebesar 34,68 persen, disusul oleh GRIA, SDMU, PIPA, dan BLUE
 

Pergerakan pasar modal Indonesia di akhir perdagangan hari Jumat, 21 Agustus 2026, menunjukkan kinerja yang baik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menutup pekan ini di area positif, memberikan suasana hati yang baik bagi pelaku pasar yang mengamati pergerakan ekonomi pada akhir pekan ini.

Kinerja Indeks Utama di Akhir Minggu

Berdasarkan data pasar yang diamati langsung oleh tim redaksi Tribunnews yang berkedudukan di Karanganyar, Jawa Tengah, IHSG atau Composite ditutup pada angka 6.525,69, menunjukkan kenaikan sebesar 0,37 persen.

Tren positif ini juga diikuti oleh indeks-indeks utama lainnya yang menjadi patokan bagi para investor.

Indeks LQ45, yang terdiri dari 45 saham dengan tingkat likuiditas tinggi, menunjukkan kinerja yang cukup positif dengan naik menjadi 644,59, atau mengalami kenaikan sebesar 0,92 persen.

Sama halnya dengan indeks IDX30 yang meningkat sebesar 1,04 persen menjadi tingkat 359,98, serta indeks IDX80 yang juga mengalami kenaikan sebesar 0,85 persen ke posisi 96,93.

Namun, di tengah penguatan berbagai indeks tradisional, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terlihat mengalami sedikit tekanan.

Indeks yang menjadi patokan untuk saham-saham berbasis syariah ini berada pada angka 228,40, dengan penurunan sebesar 0,14 persen.

Namun demikian, secara keseluruhan, pasar modal Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang cukup kuat meskipun menghadapi perubahan global.

Dominasi Saham Perbankan

Kegiatan perdagangan hari ini lebih banyak dipengaruhi oleh transaksi pada saham-saham dengan kapitalisasi pasar besar.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menduduki peringkat teratas saham yang paling aktif berdasarkan besarnya nilai transaksi, dengan mencatatkan angka transaksi yang luar biasa sebesar 1,22 triliun rupiah.

Peringkat kedua diisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan besaran transaksi mencapai 1,12 triliun rupiah.

Minat para investor tidak hanya terbatas pada sektor komoditas dan perbankan milik negara.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) juga mencatatkan transaksi dengan jumlah yang besar yaitu sebesar 667 miliar rupiah.

Tidak ketinggalan, saham perbankan swasta terbesar di Indonesia, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), mengalami transaksi senilai 649 miliar rupiah.

Selain itu, saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turut memperkaya daftar dengan nilai transaksi sebesar 641 miliar rupiah, diikuti oleh PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang mencatatkan transaksi senilai 602 miliar rupiah.

Pada posisi ketujuh, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) menyelesaikan daftar saham yang paling aktif dengan total nilai transaksi sebesar 384 miliar rupiah.

Saham-saham dengan Kenaikan Signifikan

Di sisi lain, pergerakan saham juga diiringi dengan tindakan pembelian yang kuat terhadap beberapa perusahaan yang menunjukkan kenaikan persentase yang signifikan.

PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) menduduki peringkat teratas saham dengan kenaikan harga terbesar, yaitu naik sebesar 34,68 persen.

Peningkatan ini diikuti oleh PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (GRIA) yang mampu naik sebesar 23,81 persen.

Sektor industri lainnya juga turut berkontribusi terhadap kenaikan harga, antara lain PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) yang mengalami kenaikan sebesar 17,07 persen, serta PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PIPA) yang naik sebesar 16,99 persen.

Selain itu, saham PT Blue Bird Tbk (BLUE) mengalami kenaikan sebesar 15,83 persen, diikuti oleh PT Alkindo Naratama Tbk (ALKA) dengan kenaikan 13,93 persen, serta PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) yang menutup daftar kenaikan dengan penguatan sebesar 12,35 persen.

Kondisi pasar yang berada di zona hijau ini memberikan tanda optimisme bagi investor lokal, meskipun mereka tetap perlu waspada dalam mengawasi fluktuasi saham, khususnya pada perusahaan-perusahaan yang mengalami kenaikan harga signifikan dalam satu hari perdagangan.

(/Bobby)

Lebih baru Lebih lama

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya
Berita Amanah dan Terpeercaya

نموذج الاتصال