Suzuki Catat Penjualan Positif 2025, SUV dan Kendaraan Niaga Jadi Andalan

 

Suzuki Catat Penjualan Positif 2025, SUV dan Kendaraan Niaga Jadi Andalan

Suzuki Akhiri 2025 dengan Kinerja Positif

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menutup tahun 2025 dengan hasil penjualan yang menggembirakan, menembus lebih dari 64.386 unit mobil. Pencapaian ini menunjukkan stabilitas brand Suzuki di pasar otomotif domestik. Tren ini juga menegaskan posisi Suzuki sebagai pemain kunci industri kendaraan di Indonesia.

Secara nasional, data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat total penjualan retail mobil mencapai 833.692 unit. Artinya, Suzuki berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 7,8 persen. Angka ini menjadi bukti eksistensi Suzuki dalam persaingan pasar yang kompetitif.

Lebih dari sekadar penjualan, kehadiran Suzuki memberikan kontribusi nyata bagi penguatan industri otomotif nasional. Dengan memaksimalkan fasilitas produksi lokal, Suzuki tidak hanya memenuhi permintaan domestik tetapi juga mendukung perekonomian nasional.

Dukungan Industri Lokal dan Manufaktur Nasional

Komitmen Suzuki terhadap industri lokal terlihat dari penggunaan komponen dalam negeri yang mencapai 88% dari total penjualan. Strategi ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam mendukung perkembangan manufaktur nasional. Dengan begitu, setiap mobil yang dikirim ke konsumen turut memperkuat rantai pasok lokal.

Optimalisasi fasilitas manufaktur di dalam negeri menjadi kunci keberhasilan Suzuki. Pabrik di Cikarang misalnya, tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik tetapi juga dipersiapkan untuk ekspor ke negara lain. Hal ini memastikan kontinuitas produksi sekaligus menjaga kualitas produk.

Menurut Dony Saputra, Deputy to 4W Sales & Marketing Director SIS, pencapaian penjualan lebih dari 64.000 unit menunjukkan kesuksesan strategi produksi lokal dan keberlanjutan bisnis Suzuki. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dukungan Suzuki terhadap industri otomotif Tanah Air.

Kendaraan Niaga Masih Jadi Tulang Punggung

Segmen kendaraan niaga tetap menjadi motor utama penjualan Suzuki. New Carry mendominasi dengan kontribusi mencapai 47% dari total penjualan retail. Popularitas model ini menegaskan tingginya permintaan pasar terhadap kendaraan niaga yang fungsional dan handal.

New Carry menjadi pilihan utama para pengusaha karena kombinasi efisiensi dan daya angkutnya yang memadai. Model ini terus mempertahankan reputasi sebagai kendaraan niaga andalan, mendukung berbagai sektor bisnis di Indonesia.

Pencapaian ini juga memperlihatkan bahwa segmen komersial menjadi pilar utama bagi pertumbuhan penjualan Suzuki. Fokus pada kendaraan niaga menjadi strategi penting untuk menjaga kestabilan pasar dan loyalitas konsumen.

Tren SUV Domestik Meningkat

Di sisi kendaraan penumpang, SUV menjadi sorotan utama. New Suzuki XL7 mencatat kontribusi sebesar 20% dari total penjualan, mengakomodasi kebutuhan keluarga akan mobil 7 penumpang yang nyaman dan fungsional. Model ini membuktikan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan keluarga.

Lini SUV Suzuki semakin lengkap dengan kehadiran Fronx. Mengusung gaya Coupe SUV modern, Fronx diproduksi di Cikarang untuk memenuhi permintaan domestik dan juga pasar ekspor. Hal ini memperluas jangkauan Suzuki di segmen kendaraan penumpang.

Sejak peluncuran pada Mei 2025, Fronx berhasil terjual hampir 10.000 unit atau 14% dari total penjualan Suzuki. Hasil ini menunjukkan penerimaan pasar yang positif terhadap model baru sekaligus strategi produk yang tepat sasaran.

Lebih baru Lebih lama

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya
Berita Amanah dan Terpeercaya

نموذج الاتصال