Polisi Gelar Trauma Healing untuk Siswa Korban Insiden Mobil MBG

 

Polisi Gelar Trauma Healing untuk Siswa Korban Insiden Mobil MBG

Siswa SDN Kalibaru 01 Mulai Kembali ke Sekolah

Kegiatan belajar-mengajar (KBM) di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, mulai berangsur normal pasca insiden mobil MBG menabrak guru dan siswa. Sejumlah murid telah kembali mengikuti pelajaran di sekolah sejak pekan ini.

Pemulihan aktivitas sekolah dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan siswa. Sekolah bekerja sama dengan pihak kepolisian agar suasana KBM tetap kondusif. Para guru juga menyiapkan program pendampingan agar anak-anak nyaman kembali di lingkungan sekolah.

Murid yang sempat trauma kini bisa mengikuti pelajaran dengan pendampingan penuh. Kehadiran guru dan aparat kepolisian memberi rasa aman dan membantu menenangkan suasana kelas. Program ini menjadi langkah penting agar anak-anak tidak kehilangan semangat belajar.

Polisi Gelar Trauma Healing untuk Siswa

Kepolisian Jakarta Utara menyediakan program trauma healing bagi siswa SDN Kalibaru 01. Pendampingan ini bertujuan untuk mengurangi efek psikologis akibat insiden mobil MBG pada Kamis, 11 Desember 2025.

“Kegiatan ini bertujuan membantu siswa agar trauma akibat insiden dapat berkurang atau hilang,” jelas Ipda Maryati Jonggi, Kasi Humas Reskrim Jakarta Utara. Program trauma healing berlangsung selama tiga hari, dari Senin hingga Rabu (15–17 Desember 2025).

Selain pendampingan psikologis, tim polisi juga memberi motivasi agar anak-anak tetap semangat belajar. Langkah ini diharapkan bisa mengembalikan kepercayaan diri siswa dalam beraktivitas di sekolah.

Keterlibatan Polisi dalam Aktivitas Sekolah

Sejumlah perwira Polres Metro Jakarta Utara dan Kapolsek Cilincing turun langsung ke ruang kelas untuk memberikan trauma healing. Mereka juga menyampaikan motivasi agar siswa tetap fokus pada kegiatan belajar.

Polisi tidak hanya memberikan pendampingan psikologis, tetapi juga membagikan alat tulis kepada siswa. Sebanyak 56 pak alat tulis diserahkan untuk mendukung kegiatan belajar sehari-hari di SDN Kalibaru 01.

Pendekatan ini menunjukkan kolaborasi antara aparat keamanan dan pihak sekolah. Kehadiran polisi membantu menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus mendukung pemulihan psikologis para siswa.

Kondisi Korban dan Perkembangan Perawatan

Lima orang siswa masih menjalani perawatan medis akibat insiden mobil MBG. Satu di antaranya dirawat di PICU RSUD Koja, sedangkan empat lainnya berada di RSUD Cilincing dan RSUD Koja. Salah satu korban yang sebelumnya dirawat sudah diperbolehkan pulang. 

Kondisi mereka secara umum mulai membaik, namun pemantauan medis tetap dijalankan agar pemulihan optimal. Perhatian medis ini penting untuk memastikan siswa dapat kembali beraktivitas dengan aman. Sekolah terus berkoordinasi dengan rumah sakit agar proses belajar berjalan tanpa hambatan.

Penetapan Tersangka dan Proses Hukum

Pihak kepolisian telah menetapkan AI, sopir mobil MBG, sebagai tersangka. Penetapan ini berdasarkan bukti kuat yang ditemukan selama penyelidikan kasus. Kombes Erick Frendriz, Kapolres Metro Jakarta Utara, menegaskan AI terbukti lalai sehingga menyebabkan sejumlah orang terluka. 

Saat ini, AI ditahan di Markas Polres Metro Jakarta Utara untuk proses hukum lebih lanjut. AI mengaku secara tidak sengaja menginjak pedal gas saat mencoba mengerem mobil. Pihak kepolisian tetap menekankan pentingnya tanggung jawab sopir atas kelalaian yang menimbulkan korban.

Lebih baru Lebih lama

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya

ads

Berita Amanah dan Terpeercaya
Berita Amanah dan Terpeercaya

نموذج الاتصال